Cara Agar Baterai Gadget Awet Dan Tahan Lama

Category : Teknologi

Hai Sobat Wali Reload, gimana kabarnya hari ini ? Alhamdulillah ya kalau sehat semuanya. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai “Cara Agar Baterai Gadget Awet dan Tahan Lama”.

KOMPAS.com – Baterai yg di-charge ulang, baik baterai smartphone, tablet, atau laptop, memiliki batas usia berbeda-beda. Anda mampu memperpendek atau memperpanjang usia tersebut, tergantung cara merawatnya.

Ada banyak tips yg beredar di ranah maya soal isu ini. Kebanyakan menyarankan pengguna lebih teratur menggunakan daya agar baterai tidak bekerja terlalu keras.

Padahal, pengguna tidak perlu melulu memanjakan baterai seperti emas atau peliharaan kesayangan. Berikut tips simpel agar baterai gadget awet dan tahan lama hingga bertahun-tahun, sebagaimana dihimpun KompasTekno, dari ZDNet, Senin (22/8/2016).

Pertama, Perhatikan siklus pengecasan.

Beberapa perangkat memamerkan keterangan kesehatan baterai pada opsi penyetelan atau Settings. Di situ tertera berapa kali siklus isi ulang daya baterai hingga performanya memburuk.

Apple yaitu salah sesuatu vendor yg terbuka soal keterangan siklus isi ulang baterai. Pada lini iPhone, dibutuhkan 500 kali siklus isi ulang daya, hingga performa baterai turun menjadi 80 persen dari keadaan awal. Lama kelamanan persentase itu mulai semakin turun.

Maka dari itu, Anda sebaiknya tidak membuang-buang jatah siklus isi ulang daya baterai. Jangan memasang dan mencabut charge seandainya tidak perlu.

Jika Anda menetapkan bagi menge-charge, jangan mencabutnya di tengah-tengah. Sebab, itu mulai menyumbang sesuatu siklus isi ulang, padahal baterai belum terisi penuh.

Kedua, gunakan alat charge berkualitas.

Satu kepala charge dengan banyak cabang kabel memang praktis di bawa ke mana-mana. Anda mampu mengisi ulang daya dua perangkat sekaligus tanpa membawa banyak kepala charge.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa pasokan daya ke batu baterai perangkat elektronik harus stabil. Menghubungkan sesuatu kepala charge dengan banyak kabel mulai membuat aliran daya tidak stabil, dapat tiba-tiba kecil atau tiba-tiba besar.

Jika pun Anda harus terpaksa memakai alat charge dengan kabel bayak, pastikan Anda membeli aksesori itu dari brand yg kualitasnya telah teruji.

Ketiga, perhatikan temperatur ketika nge-charge.

Temperatur dalam ruangan sekitar 20 derajat celcius atau 70 derajat fahrenheit adalah keadaan terbaik bagi mengisi ulang baterai perangkat elektronik. Jangan mengisi ulang baterai di bawah 0 derajat celcius atau di atas 45 derajat celcius.

Kondisi demikian mampu serta-merta merusak fungsi batu baterai secara permanen. Lebih baik Anda membiarkan ponsel mati karena kehabisan daya daripada harus mengisinya di tengah temperatur ekstrem.

Keempat, hindari stres fisik perangkat

Menjatuhkan atau membanting perangkat elektronik tidak hanya membuat fisiknya lecet. Performa baterai yg tersemat di dalam ponsel juga dapat terpengaruh.

Pasalnya, tamparan keras bisa membuyarkan atau mengeroposkan kandungan kimia yg tersimpan dalam baterai.

Kelima, jangan lama-lama tinggalkan perangkat dalam keadaan baterai penuh.

Jika Anda ingin bepergian dan harus meninggalkan perangkat elektronik dalam waktu lama, pastikan baterai yg Anda tinggalkan tidak penuh. Kondisi paling baik adalah dalam kondisi baterai terisi 50 persen.

Selain itu, tetap simpan ponsel di temperatur normal. Hal ini dapat membuat baterai berusia langgeng meskipun tidak digunakan dalam waktu lama.

Itulah dua tips sederhana yg mampu Anda implementasikan bagi merawat baterai. Pada akhirnya, baterai juga milik masa pensiun. Namun setidaknya Anda dapat memanfaatkannya hingga pemakaian maksimal.

Selamat mencoba!

Sumber: http://tekno.kompas.com

Gimana sob artikelnya tentang Cara Agar Baterai Gadget Awet dan Tahan Lama, Semoga bermanfaat untuk seluruh Sobat Wali Reload di seluruh Indonesia ya.

Avatar for Pulsa Murah

Author: 

Related Posts