Hitung Ulang Palapa Ring Paket Timur, Menkominfo: Paling Lama Q3 2016

Category : Teknologi

Hai Sobat Wali Reload, gimana kabarnya hari ini ? Alhamdulillah ya kalau sehat semuanya. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai “Hitung Ulang Palapa Ring Paket Timur, Menkominfo: Paling Lama Q3 2016”.

Jakarta – Dari ketiga paket yg ditenderkan dalam proyek Palapa Ring, baru beberapa saja yg sudah diumumkan sebagai pemenang, yakni paket barat dan paket tengah. Sementara paket timur masih ditunda. Menkominfo Rudiantara pun menjelaskan secara detail alasan dari penundaan itu.

Menurutnya, penundaan terpaksa dikerjakan karena proses pengerjaan kabel optik di paket timur yg menuju ke daratan di tengah Papua mulai sangat sulit. Apalagi mempertimbangkan keadaan geografis dan minimnya jalur transportasi.

“Paket timur paling lama kuartal ketiga 2016 ini, menunggu hitung ulang. Karena kemarin kalian lepaskan buat inland (jalur darat)-nya, segala pada bingung menghitungnya bagaimana, asumsinya beda-beda, tarik ke mana-mana,” ujarnya di gedung serbaguna Kominfo, Senin (26/1/2016).

Untuk mengatasi persoalan itu, Rudiantara pun menyusun kembali rencana pembangunan buat proyek paket timur dengan terlebih lalu berkoordinasi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Bappenas Sofyan Djalil.

“Sekarang kami susun karena kalian telah bicara dengan Menteri PU dan Menteri Bappenas juga. Jadi kalau nanti PU bangun jalan, sebelahnya kalian gak usah nunggu jalan selesai, nanti kami paralel bangun ducting. Jadi minta izin right of way-nya lebih cepat karena kalian telah tahu PU mau ke mana jalannya, berapa kilometernya,” kata Rudiantara.

Dengan demikian, lanjutnya, investor bagi Palapa Ring paket timur telah dapat lebih bagus lagi dalam penghitungan alokasi biayanya dengan akurasi yg lebih tinggi.

“Kalau sekarang kan kami bilang teknologinya bebas di sana. Kita telah antisipasi sebelumnya, timur ini memang tak mudah. Timur kan ada kabel laut dari Maluku dan Maluku Barat. Yang bikin berat dan mulai membuat beda itu ada di daratan Papuanya. Makanya, ya sudahlah, nebeng saja dengan pembangunan jalan di Papua, paralel saja.

“Karena sebelum dibangun jalan kan tanahnya telah bebas, yg utama kami koordinasi dengan kontraktornya. Misalnya berapa meter dari sepanjang jalan yg boleh dibangun ducting. Ini jauh lebih cepat daripada dibiarkan jalan sendiri-sendiri,” papar menteri yg akrab disapa Chief RA ini.

Seperti diketahui, pemerintah memang memiliki rencana buat membangun dan memperbaiki jalan Trans Papua. Targetnya proyek jalan nasional itu mulai selesai pada 2018 mendatang.

Jalan Trans-Papua dirancang sepanjang 4.325 kilometer, yg dibagi menjadi jalan nasional sepanjang 2.685 kilometer dan non-nasional 1.379 kilometer.

Segmen tol yg diharapkan selesai dalam waktu dekat adalah Manokwari-Kambuaya-Sorong dengan total panjang 596 kilometer. Sementara itu ada segmen Wageta-Timika yg dijadwalkan selesai pada 2016.

Kemudian pada 2017, segmen yg ditargetkan selesai adalah jalur yg mengoneksikan Waropko-Oksibil sepanjang 136 kilometer, Dekai-Oksibil 225 kilometer, dan Wamena-Habema-Kenyam-Mamugu 295 kilometer. Masing-masing konstruksinya telah mencapai 70 kilometer, 197 kilometer, dan 258 kilometer. (rou/ash)

Sumber: http://inet.detik.com

Gimana sob artikelnya tentang Hitung Ulang Palapa Ring Paket Timur, Menkominfo: Paling Lama Q3 2016, Semoga bermanfaat untuk seluruh Sobat Wali Reload di seluruh Indonesia ya.

Avatar for Wali Reload

Author: 

Related Posts